Karakter Moral Ibu Profesional
Saya, ibu bekerja full time 7 to 4, saya mempunyai dua anak balita yang sedang aktif-aktifnya berkembang.
Setiap pagi selalu diburu waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah,
menyiapkan perlengkapan anak-anak saya ketika sayang tinggal kerja dan diburu waktu agar sampai kantor tepat waktu,
untung saya masih tinggal dengan kedua orang tua dirumah yaa...sedikit banyak saya terbantu dan tidak terlalu cemas ketika meninggalkan anak dirumah.
Saya itu ketika muda tepatnya sebelum menikah tidak pernah berfikir akan menjalani kehidupan seperti ini, m
ungkin karena sejak SMA saya hidup mandiri tinggal disebuah pondok selama 3 tahun, kemudian kuliah dan tinggal di kos-kosan, kurang lebih selama 8 tahun, menjalani kehidupan sendiri secara bebas,
bebas dari masak, bebas dar
i mencuci, bebas dari setrikaan, bebas dari beres-beres rumah dan hal yang lain sebagainnya. Bukannya saya tidak menyukai hal seperti beres-beres, masak, Saya suka banget! Cuman, ya terserah hati sesukanya mood. Dulu, saya hampir setiap hari bisa melakukan me time. Hidup saya cuma habis dari kantor tidur, main sama teman, nonton drama korea, mau pergi-pergi sesuka hati, mau ini itu suka-suka. Sampai akhirnya saya menikah, masuk rumah mertua, punya suami, punya anak dan tetap bekerja bisa bayangkan bagaimana acak adulnya hidupku ...?? harus ini, harus itu serasa saya hidup didunia lain jangankan me time mandi dengan tenang pun ga bisa ya kan ? capek iya , ngeluh iya , hahahahahha paket komplit pokoknya.
Jadi singkat cerita di awal berumah tangga saya begitu down, hingga anak saya yang pertama tumbuh besar dan saya harus membersamainya, belajar menjadi ibu yang tangguh dan bisa melakukan banyak hal untuk dia, untuk suami dan untuk keluarga.
Penyesuaian diri pada ritme hidup dan saya terus beradaptasi. Dimulai dari membantu memasak, belajar masak makanan kesukaan suami, belajar urusan rumah tangga, bergaul dengan lingkungan sekitar, mencocokan semua kegiatan baru dalam hidupku. Semua hal harus dipelajari yang paling utama adalah tentang anak. Buanyak hal-hal saya itu buta dan tidak pernah terfikirkan oleh saya, menjadi ibu itu sangat kompleks ada ilmu menyusui, ilmu ngasih makan anak yang sekarang terkenal dengan sebutan MPASI, ilmu menggendong ini yang membuat aku wow, ternyata menggendong ada ilmunya juga, ada juga yang namanya montessori yaitu menekankan pada permainan sensori pada anak yang berguna untuk perkembangan otak anak. Luar biasa bukan ....?
Saya mulai dari Manajemen Waktu, melihat banyak hal dari instagram, facebook dan media sosial lainnya, disana banyak ilmu dan group-group yang bermaanfaat, sya gabung di group ibu menyusui, MPASI, ibu menggendong, kelas montessori onnline maupun offline bertemu banyak hal yang baru, dan pada akhirnya saya bertememu Institut Ibu Profesional. Saya akan terus belajar, Teruslah bergerak, misi tak pernah mati.
karena inilah ibu, menjadi ibu tidak hanya tentang hamil dan melahirkan saja. Akan tetapi tentang seluruh kehidupan dikeluarganya.
#navigasidanberaksi
#matrikulasibatch8
#institutibuprofesional
#belajardarirumah
Friday, June 12, 2020
misi 6 karakter moral ibu profesional
Karakter Moral Ibu Profesional
Saya, ibu bekerja full time 7 to 4, saya mempunyai dua anak balita yang sedang aktif-aktifnya berkembang.
Setiap pagi selalu diburu waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah,
menyiapkan perlengkapan anak-anak saya ketika sayang tinggal kerja dan diburu waktu agar sampai kantor tepat waktu,
untung saya masih tinggal dengan kedua orang tua dirumah yaa...sedikit banyak saya terbantu dan tidak terlalu cemas ketika meninggalkan anak dirumah.
Saya itu ketika muda tepatnya sebelum menikah tidak pernah berfikir akan menjalani kehidupan seperti ini, m
ungkin karena sejak SMA saya hidup mandiri tinggal disebuah pondok selama 3 tahun, kemudian kuliah dan tinggal di kos-kosan, kurang lebih selama 8 tahun, menjalani kehidupan sendiri secara bebas,
bebas dari masak, bebas dar
i mencuci, bebas dari setrikaan, bebas dari beres-beres rumah dan hal yang lain sebagainnya. Bukannya saya tidak menyukai hal seperti beres-beres, masak, Saya suka banget! Cuman, ya terserah hati sesukanya mood. Dulu, saya hampir setiap hari bisa melakukan me time. Hidup saya cuma habis dari kantor tidur, main sama teman, nonton drama korea, mau pergi-pergi sesuka hati, mau ini itu suka-suka. Sampai akhirnya saya menikah, masuk rumah mertua, punya suami, punya anak dan tetap bekerja bisa bayangkan bagaimana acak adulnya hidupku ...?? harus ini, harus itu serasa saya hidup didunia lain jangankan me time mandi dengan tenang pun ga bisa ya kan ? capek iya , ngeluh iya , hahahahahha paket komplit pokoknya.
Jadi singkat cerita di awal berumah tangga saya begitu down, hingga anak saya yang pertama tumbuh besar dan saya harus membersamainya, belajar menjadi ibu yang tangguh dan bisa melakukan banyak hal untuk dia, untuk suami dan untuk keluarga.
Penyesuaian diri pada ritme hidup dan saya terus beradaptasi. Dimulai dari membantu memasak, belajar masak makanan kesukaan suami, belajar urusan rumah tangga, bergaul dengan lingkungan sekitar, mencocokan semua kegiatan baru dalam hidupku. Semua hal harus dipelajari yang paling utama adalah tentang anak. Buanyak hal-hal saya itu buta dan tidak pernah terfikirkan oleh saya, menjadi ibu itu sangat kompleks ada ilmu menyusui, ilmu ngasih makan anak yang sekarang terkenal dengan sebutan MPASI, ilmu menggendong ini yang membuat aku wow, ternyata menggendong ada ilmunya juga, ada juga yang namanya montessori yaitu menekankan pada permainan sensori pada anak yang berguna untuk perkembangan otak anak. Luar biasa bukan ....?
Saya mulai dari Manajemen Waktu, melihat banyak hal dari instagram, facebook dan media sosial lainnya, disana banyak ilmu dan group-group yang bermaanfaat, sya gabung di group ibu menyusui, MPASI, ibu menggendong, kelas montessori onnline maupun offline bertemu banyak hal yang baru, dan pada akhirnya saya bertememu Institut Ibu Profesional. Saya akan terus belajar, Teruslah bergerak, misi tak pernah mati.
karena inilah ibu, menjadi ibu tidak hanya tentang hamil dan melahirkan saja. Akan tetapi tentang seluruh kehidupan dikeluarganya.
#navigasidanberaksi
#matrikulasibatch8
#institutibuprofesional
#belajardarirumah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment